<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2075427035567667794</id><updated>2012-02-16T04:42:11.502-08:00</updated><title type='text'>Panduan Menu Makanan Bayi 6 bulan +</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://panduanmenumakananbayi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2075427035567667794/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduanmenumakananbayi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Pitri W. Dhika</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/-xdLmR_P4HhA/TwcBst0LTMI/AAAAAAAAAbE/x377tDnMsjU/s220/ampri%2Bpipit.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2075427035567667794.post-7163684712862965450</id><published>2008-08-30T22:04:00.000-07:00</published><updated>2008-08-30T22:37:10.189-07:00</updated><title type='text'>Mari kita mulai memberi makan si kecil!</title><content type='html'>Kapan sebaiknya kita mengenalkan makanan padat kepada bayi, dan berapa banyak? &lt;br /&gt;Ada yang berpendapat usia 4 bulan adalah saat tepat untuk mengenalkan makanan padat kepada bayi. Pertimbangannya, di usia itu bayi biasanya sudah bisa menahan kepalanya untuk tetap tegak walau badannya miring. Tapi sebenarnya, usia 6 bulanlah waktu yang paling tepat. &lt;br /&gt;Di usia 6 bulan, bayi tak sekedar bisa menahan kepala tetap tegak saat badannya dimiringkan, namun sudah bisa mengatur sikap kepala dengan baik jika didudukkan. Pencernaannya juga sudah lebih matang untuk menerima asupan selain ASI. Selain itu, dengan memulai pemberian makanan padat di usia 6 bulan, bayi berkesempatan memperoleh ASI Eksklusif (ASI saja tanpa tambahan makanan/minuman apapun) sesuai rekomendasi terbaru UNICEF dan World Health Assembly (WHA), yaitu 6 bulan penuh. &lt;br /&gt;Begitu kita mulai memberi makanan padat, harap selalu diingat bahwa sampai usia 2 tahun makanan padat hanyalah pendamping ASI (atau susu formula – jika terpaksa). Bukan pengganti. Artinya, ASI (atau susu lainnya) tidak boleh dihilangkan sama sekali dari menu keseharian bayi. &lt;br /&gt;==========================================================================&lt;br /&gt;Sekarang, mari kita mulai memberi makan si kecil!&lt;br /&gt;Usia 6 bulan &lt;br /&gt;Di usia ini, bayi bisa mulai dikenalkan makanan semicair dulu, yakni bubur encer dari susu dan sereal beras. Beras dianggap paling kecil risiko alerginya dan zat besinya mudah diserap bayi. Karena masih perkenalan, porsinya sedikit saja. Misalnya satu sendok sereal beras dicampur 1 sendok makan ASI (atau susu formula). Secara berangsur, porsi dan kekentalannya bisa ditambah. Berikan bubur susu-beras 1-2 kali sehari. &lt;br /&gt;• Mulailah pengenalan makanan semicair di pagi hari. Suasana hati bayi bayi biasanya masih bagus (tubuhnya segar, belum capek atau mengantuk) begitu juga suasana hati kita, sehingga suasana makan bisa lebih santai dan menyenangkan. &lt;br /&gt;• Untuk mendeteksi kemungkinan alergi, berikan jenis sereal yang sama selama beberapa hari. Jika aman, barulah mencoba jenis sereal lainnya, misalnya gandum. Jangan tambahkan gula pada bubur susu, agar bayi tidak mengembangkan preferensi terhadap rasa manis.     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia 6-8 bulan&lt;br /&gt;Bersamaan dengan pengenalan bubur beras, bayi bisa mulai dikenalkan buah dan sayuran. Pertimbangannya adalah mulai memerlukan makanan ringan di antara makan besar (pagi-siang- sore/malam), dan makanan ringan berupa buah/sayur cukup mengenyangkan tapi mudah dicerna, serta kaya vitamin, mineral dan serat. Untuk permulaan, berikan 2-3 sendok teh pisang atau pepaya (keduanya tidak bersifat masam dan teksturnya lunak – risiko tersedak lebih kecil), atau jus wortel (diblender), dengan frekuensi 2 kali sehari. Porsinya bisa ditambah secara berangsur.  &lt;br /&gt;• Dahulukan mengenalkan sayur ketimbang buah. Pertimbangannya, rasa buah lebih enak (manis) ketimbang sayuran. Jika bayi sudah lebih dulu mencicipi buah, dikuatirkan ia mengembangkan preferensi terhadap rasa manis ketimbang terhadap sayuran yang cenderung langu.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia 8-12 bulan &lt;br /&gt;Sekarang bayi sudah bisa dikenalkan makanan semipadat atau makanan lunak. Kita bisa memberinya makanan pokok yang dibuat tim (mulai dulu dengan tim saring) atau dilumatkan. Misalnya tim nasi, kentang tumbuk, getuk ubi, dan sebagainya. Selain itu, karena kebutuhan zat besi makin meningkat, ke dalam makanan pokok bayi perlu ditambahkan makanan yang berasal dari hewan (misalnya daging sapi, ikan tuna, daging ayam, telur). Mulailah dengan jumlah sedikit, sampai akhirnya porsinya bisa mencapai 1-2 sendok makan makanan pokok, plus 2 sendok makan daging/ikan/telur per hari. &lt;br /&gt;• Jangan terlalu banyak memberikan jenis makanan dalam satu waktu, agar bayi tidak kebingungan. Dua atau tiga jenis sudah cukup, misalnya tim nasi-bayam-hati ayam.&lt;br /&gt;• Untuk mengenalkan jenis makanan baru, berikan bersama makanan kesukaan bayi. Misalnya, jika ikan tuna adalah makanan favorit bayi, kenalkan brokoli bersama ikan tuna. Jangan bersama hati ayam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia 9-12 bulan&lt;br /&gt;Tak lama setelah bayi mengenal makanan semipadat, kita perlu mengenalkan makanan padat. Kita juga perlu lebih menyemangati bayi untuk makan sendiri (baca: memegang dan memasukkan makanan ke mulutnya sendiri), karena saat ini mereka sudah bisa duduk bebas selama beberapa menit. Sediakan finger foods (semua makanan padat yang disajikan dengan ukuran sama atau lebih kecil dari jari, sehingga mudah dipegang dan disuapkan bayi ke mulutnya sendiri). Misalnya, potongan sayuran/buah, kentang goreng, nugget ayam, aneka pasta, dll. Porsinya 1-2 buah (setara dengan 1-2 sendok makan) tiap kali makan, sebagai tambahan atas menu lainnya.     &lt;br /&gt;• Pastikan ukuran finger foods tidak lebih lebar dari jari bayi. &lt;br /&gt;• Jangan mengandalkan kecukupan nutrisi bayi pada finger foods. Begitu bayi selesai dengan finger food-nya, lanjutkan dengan menyuapkan makanan ke mulutnya, sesuai porsi yang dibutuhkan bayi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENU UNTUK BAYI USIA 6-9 BULAN  &gt;&gt;&gt; BAHAN: BUAH-BUAHAN &lt;br /&gt;PUREE ALPUKAT &lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Serat, Vitamin E&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah alpukat matang&lt;br /&gt;ASI/susu formula dicampurkan air matang secukupnya&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;• Buang biji alpukat, lalu haluskan daging buahnya.&lt;br /&gt;• Campurkan dengan ASI atau susu formula dengan kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;Saran Penyajian: Berikan puree alpukat sebagai makanan tunggal atau campur dengan puree sayur/buah lainnya. &lt;br /&gt;Variasi: Buah alpukat dikeruk halus dan langsung sajikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE PISANG I&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah Pisang&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;• Pisang dikupas dan potong-potong.&lt;br /&gt;• Haluskan dengan garpu/saringan kawat/blender. Tambahkan ASI atau susu formula untuk mengencerkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE PISANG II&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat, Zat besi, Potasium &amp; Calcium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah pisang matang*&lt;br /&gt;Optional:&lt;br /&gt;Yogurt**&lt;br /&gt;Tepung Cereal*** (Tepung beras, tepung gandum, oatmeal, dll.)&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;• Haluskan pisang dengan bahan-bahan tambahan yang diinginkan.&lt;br /&gt;• Sajikan, dinginkan atau bekukan. &lt;br /&gt;*Pisang yang sangat matang lebih baik untuk sistem pencernaan bayi.&lt;br /&gt;**Yogurt membantu keseimbangan sistem pencernaan bayi, berikan setelah anak berusia 9 bln.&lt;br /&gt;*** Tepung cereal adalah sumber zat besi, kalsium, vitamin dan mineral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE APEL/PIR/PEACH/PLUM&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah apel/pir/peach/plum matang ukuran sedang&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;• Buah dikupas, buang bagian tengahnya, cuci sampai bersih. &lt;br /&gt;• Potong menjadi 4 bagian.&lt;br /&gt;• Kukus di atas api sedang selama 5-10 menit.&lt;br /&gt;• Angkat dan tiriskan. Setelah dingin, haluskan dengan blender, tambahkan air matang atau ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE PEPAYA/MANGGA&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 iris sedang papaya/mangga matang&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;Pepaya/mangga dikupas, cuci, ambil dagingnya, potong-potong kecil dan haluskan. Bisa disajikan langsung atau tambahkan air matang/ASI/susu formula sampai kekentalan yang diingnkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE MELON&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-carotene, Vitamin C &amp; Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;4 iris sedang buah melon&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;• Kupas dan buang biji melon.&lt;br /&gt;• Cuci sampai bersih. &lt;br /&gt;• Kukus selama 2-3 menit. Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;• Haluskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE APEL DAN PISANG&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 buah Apel&lt;br /&gt;4 buah Pisang&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;• Apel dikupas, buang bagian tengahnya dan dipotong sedang.&lt;br /&gt;• Kukus apel sampai empuk.&lt;br /&gt;• Angkat dan tiriskan. Biarkan dingin.&lt;br /&gt;• Haluskan apel dengan potongan pisang, tambahkan air dan atau susu (ASI/formula) jika diinginkan. &lt;br /&gt;• Sajikan atau bekukan dengan cetakan es.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUDING ROTI APEL&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Serat, Vitamin C&lt;br /&gt;Bahan : &lt;br /&gt;1 buah apel merah, cuci bersih&lt;br /&gt;75 gr (1/2 lembar) roti tawar, buang pinggirnya, potong kecil&lt;br /&gt;50 ml susu formula&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;• Apel dicuci bersih, kupas, Luang bagian tengahnya. Belah menajdi 4 bagian. Kukus selama 5-10 menit atau sampai lunak. Angkat.&lt;br /&gt;• Setelah dingin, masukkan daging apel kedalam blender dan haluskan sampai menjadi puree&lt;br /&gt;• Masukkan roti dan ASI/susu formula. Blender sampai halus. &lt;br /&gt;Variasi penyajian: Puree Apel dan Puree Roti disajikan terpisah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PISANG DAN OATMEAL&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat, Zat besi, Potasium &amp; Calcium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah Pisang &lt;br /&gt;1/4 cangkir Havermuth atau Quick Oats&lt;br /&gt;3/4 cangkir air&lt;br /&gt;2 sdm ASI atau susu formula bubuk&lt;br /&gt;Cara membuat:&lt;br /&gt;• Campurkan havermuth dengan ½ cangkir air. Masak dalam panci kecil sampai mendidih, kecilkan api, aduk dan masak dengan api kecil selama 5 menit. &lt;br /&gt;• Matikan kompor, dinginkan.&lt;br /&gt;• Haluskan pisang dengan ASI/susu bubuk, masukkan adonan havermuth. Haluskan.&lt;br /&gt;• Sajikan segera, atau dinginkan atau bekukan terlebih dahulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASI BUAH-BUAHAN&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium, Vitamin C &amp; B Complex, Serat&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 buah apel merah&lt;br /&gt;2 buah pisang, kupas dan iris&lt;br /&gt;¼ cangkir nasi beras merah &lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;• Apel dikupas, buang bagian tengahnya lalu cuci sampai bersih. &lt;br /&gt;• Kukus atau rebus sampai lembek.&lt;br /&gt;• Haluskan dengan blender bersama bahan-bahan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MANGGA DAN PISANG&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin, Potasium &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah Pisang Ambon matang&lt;br /&gt;1 buah Mangga matang, kupas dan ambil dagingnya&lt;br /&gt;ASI atau susu formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;• Haluskan buah dengan garpu atau blender. &lt;br /&gt;• Tambahkan ASI atau susu formula untuk mengencerkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUDING PISANG DAN TAHU SUTERA&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein &amp; Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 sdm tahu sutera&lt;br /&gt;½ buah pisang&lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;• Campur dan haluskan semua bahan dalam blender. &lt;br /&gt;• Tambahkan ASI/susu formula hingga kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;• Sajikan dalam suhu ruangan atau dinginkan sebagai pudding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAUS WORTEL DAN APEL (Untuk bayi 8 bln+)&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin, Potasium &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 buah wortel &lt;br /&gt;2 buah apel merah&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;• Wortel dikupas, cuci bersih dan potong kecil-kecil. Kukus sampai empuk, tiriskan. &lt;br /&gt;• Apel dikupas, potong sedang, kukus sampai empuk. Tiriskan. &lt;br /&gt;• Campurkan wortel dan apel, haluskan dengan blender. Tambahkan air/ASI/susu formula untuk mengencerkan.&lt;br /&gt;Alternatif penyajian: puree wortel dan puree apel disajikan secara terpisah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DUO PEACH PISANG&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium, Vitamin A &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 buah peach, kupas, buang bagian tengahnya, belah jadi 2&lt;br /&gt;1 buah pisang ambon, ambil daging buahnya&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;• Kukus peach sampai lunak. Haluskan. Saring peach yang sudah matang.&lt;br /&gt;• Haluskan bersama daging buah pisang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE ANGGUR&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;8 buah anggur hijau manis tanpa biji, kupas kulitnya lalu cuci bersih.&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1.      Cincang halus anggur, lalu sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE APEL PLUM&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah apel merah, kupas, buang bagian tengahnya, potong jadi 4&lt;br /&gt;1 buah plum, kupas, buang bagian tengahnya, potong jadi 4&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;• Kukus apel sampai lunak. Haluskan.&lt;br /&gt;• Haluskan daging buah plum. Campur apel dan plum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUBUR NASI &amp; PEACH&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;½ cangkir beras&lt;br /&gt;1 cangkir air&lt;br /&gt;2 buah peach, kupas, buang bagian tengahnya, potong jadi 4&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;• Didihkan air lalu masukkan beras, masak sampai beras matang dan menjadi bubur.&lt;br /&gt;• Kukus peach sampai lunak. Campur peach dengan bubur, haluskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUBUR PEPAYA &amp; PIR&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah pir matang, cuci, kupas, potong kecil &lt;br /&gt;1 sdt tepung maizena&lt;br /&gt;75 ml air&lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;100 gr pepaya matang, kupas, cuci, potong kecil&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;• Kukus pir sampai lunak. Angkat dan biarkan agak dingin.&lt;br /&gt;• Campur tepung maizena dengan air. Jerang di atas api kecil dan aduk sampai mengental. Angkat dari api dan bubuhi ASI/susu formula. Aduk sekali lagi.&lt;br /&gt;• Tambahkan potongan buah pir serta pepaya. Masukkan ke dalam blender dan haluskan. Tuang kedalam mangkuk dan hidangkan segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENU UNTUK BAYI USIA 6-9 BULAN &lt;br /&gt;BAHAN: SAYUR-MAYUR&lt;br /&gt;PUREE MENTIMUN&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah mentimun kecil, kupas, buang bijinya, lalu potong-potong&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Haluskan dengan garpu atau food processor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE TERONG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah terong ungu ukuran sedang, kupas kulitnya&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Cuci bersih terong dan buang bijinya. Potong-potong.&lt;br /&gt;2. Rebus terong sampai lunak &lt;br /&gt;3. Tiriskan lalu haluskan.&lt;br /&gt;Cara Lain:&lt;br /&gt;1. Cuci bersih terong dan buang bijinya. Potong-potong.&lt;br /&gt;2. Panggang terong dalam oven sampai lunak. Haluskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE SELEDRI &lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 batang seledri&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Cuci bersih dan cincang halus.&lt;br /&gt;2. Tuang ke dalam cangkir tahan panas. Kukus selama 5-10 menit. Angkat. &lt;br /&gt;3. Haluskan dengan blender/saringan kawat. Tambahkan air/ASI/susu formula. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE UBI JALAR&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin &amp; Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah ubi jalar, sikat kulitnya sampai bersih&lt;br /&gt;ASI/Susu Formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Panaskan oven dengan suhu 180C.&lt;br /&gt;2. Letakkan ubi pada wadah yang sudah dialasi aluminium foil.&lt;br /&gt;3. Panggang sampai matang (kira-kira 1 jam)&lt;br /&gt;4. Kupas kulitnya, potong-potong dagingya lalu haluskan.&lt;br /&gt;5. Tambahkan ASI/Susu Formula untuk mengencerkan. &lt;br /&gt;* selain dipanggang, ubi jalar juga bisa dikukus hingga lunak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE BUNCIS&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 genggam buncis, cuci bersih, potong ujungnya, buang serat di pinggirannya, potong-potong&lt;br /&gt;ASI/Susu Formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Kukus buncis sampai matang.&lt;br /&gt;2. Haluskan dengan blender, agar tekstur lebih halus, saring dengan saringan kawat. Tambahkan ASI/Susu Formula untuk mengencerkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE BROKOLI&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium, Beta-karotin &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 kuntum brokoli&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Cuci brokoli lalu kukus/rebus sampai lunak (5-10 menit).&lt;br /&gt;2. Tiriskan dan haluskan dengan garpu atau food processor.&lt;br /&gt;3. Tambahkan air rebusan bila terlalu kental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE WORTEL&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 bh wortel&lt;br /&gt;Air matang/ASI/susu formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Wortel dikupas, cuci bersih, iris tipis-tipis.&lt;br /&gt;2. Kukus selama 10 menit atau sampai empuk. Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;3. Haluskan dengan garpu atau blender.&lt;br /&gt;4. Tambahkan air/ASI/susu formula atau kaldu untuk mengencerkan.&lt;br /&gt;* Wortel diperkenalkan setelah anak umur 8 bulan, kandungan nitrate yang tinggi tidak baik untuk anak di bawah 8 bulan. Jangan gunakan air bekas merebus/mengukus wortel dan sayuran lain yang kandungan nitratnya tinggi (bayam, brokoli, bit, dll)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE KEMBANG KOL&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah kembang kol &lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Ambil kuntumnya, cuci bersih, kukus hingga empuk, kira-kira 10-15 menit. Tiriskan. &lt;br /&gt;2. Setelah dingin diblender/saring dengan saringan kawat. &lt;br /&gt;3. Tambahkan air/ASI/susu formula jika diperlukan untuk mencairkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE KACANG POLONG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium &amp; Niacin (a B Vitamin)&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;4 sdm kacang polong segar atau beku/frozen&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Cuci kacang polong kalau pilih yang segar.&lt;br /&gt;2. Kukus hingga lunak. Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;3. Haluskan lalu saring supaya kulit tidak ikut termakan (khususnya untuk bayi usia di bawah 8 bulan)&lt;br /&gt;4. Tambahkan air/ASI/Susu Formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE KENTANG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Potasium &amp; Niacin (a B Vitamin)&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 buah kentang, kupas, cuci lalu potong-potong&lt;br /&gt;ASI/Susu Formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Kukus kentang sampai lunak&lt;br /&gt;2. Tiriskan dan haluskan dengan garpu atau food processor.&lt;br /&gt;3. Tambahkan ASI/Susu Formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE KENTANG + KACANG POLONG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C &amp; Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 genggam kacang polong&lt;br /&gt;2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Kukus kentang dan kacang polong hingga lunak. Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2. Campurkan kedua bahan lalu haluskan.&lt;br /&gt;3. Tambahkan air/ASI/susu formula/kaldu sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE KENTANG + ZUCCHINI&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C &amp; Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 buah zucchini ukuran sedang, kupas, buang bijinya lalu potong-potong &lt;br /&gt;2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;ASI/Susu Formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Kukus zucchini dan kentang masing-masing sampai lunak. &lt;br /&gt;2. Haluskan kedua bahan, tambahkan ASI/Susu Formula untuk mengencerkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUBUR BERAS MERAH + KACANG POLONG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C &amp; Carbohydrates&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;4 sdm kacang polong&lt;br /&gt;1/4 cangkir nasi beras merah yang sudah matang&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Kacang polong dicuci bersih lalu dikukus selama 10 menit. Angkat dan dinginkan.&lt;br /&gt;2. Campur kacang polong dan nasi, haluskan.&lt;br /&gt;3. Tambahkan air matang/kaldu/.ASI/susu formula untuk mengencerkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UBI KUNING/JEPANG + APEL PANGGANG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 6 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin, Vitamin C &amp; Serat&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 buah apel merah, cuci bersih, buang bagian tengahnya lalu potong-potong&lt;br /&gt;1 buah ubi , kupas, potong-potong&lt;br /&gt;Mentega Tanpa Garam (Unsalted Butter) secukupnya&lt;br /&gt;60 ml ASI/Susu Formula atau air&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Panaskan oven dengan suhu 180C. &lt;br /&gt;2. Letakkan apel dan ubi jalar pada pinggan tahan panas yang sudah dioles unsalted butter.&lt;br /&gt;3. Panggang selama 30 menit atau sampai lunak.&lt;br /&gt;4. Haluskan. Tambahkan air matang/kaldu/.ASI/susu formula untuk mengencerkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE KENTANG + SAYUR&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Beta-karotin &amp; Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 genggam batang buncis, cuci, buang ujungnya, potong-potong&lt;br /&gt;1 genggam wortel mini (baby carrots), kupas lalu potong dadu&lt;br /&gt;2 buah kentang ukuran sedang, kupas lalu potong-potong&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Kukus wortel, buncis dan kentang bersamaan dengan wadah terpisah sampai lunak&lt;br /&gt;2. Haluskan semua bahan dalam food processor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SAUS WORTEL DAN APEL&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin, Potasium &amp; Vitamin C&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 buah wortel &lt;br /&gt;2 buah apel merah/fuji&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Wortel dikupas, cuci bersih dan potong kecil-kecil. Kukus sampai empuk, tiriskan. &lt;br /&gt;2. Apel dikupas, potong sedang, kukus sampai empuk. Tiriskan.&lt;br /&gt;3. Campurkan wortel dan apel, haluskan dengan blender. &lt;br /&gt;4. Tambahkan air/ASI/susu formula untuk mengencerkan.&lt;br /&gt;Alternatif penyajian: puree wortel dan puree apel disajikan secara terpisah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASI TIM WORTEL&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Karbohidrat, Vitamin A, Potassium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;5 sm beras merah/putih &lt;br /&gt;6 bh wortel &lt;br /&gt;3 cangkir air &lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Wortel dikupas dan dibersihkan. Cincang halus.&lt;br /&gt;2. Beras dicuci.&lt;br /&gt;3. Masukkan beras dalam air mendidih, masak hingga 20 menit sambil terus diaduk.&lt;br /&gt;4. Tambahkan wortel. &lt;br /&gt;5. Masak lagi selama 10-20 menit. Angkat.&lt;br /&gt;6. Jika kurang encer, tambahkan air/susu formula/ASI. &lt;br /&gt;7. Dapat disajikan langsung atau dihaluskan terlebih dahulu dengan saringan kawat untuk anak 8 bulan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUBUR NASI WORTEL&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin, B-Vitamins &amp; Serat&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2 sdm beras coklat&lt;br /&gt;6 batang wortel ukuran sedang, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;350 ml air &lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus beras dan wortel dalam air sampai matang (kira-kira 30 menit).&lt;br /&gt;2. Haluskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE KENTANG + WORTEL&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Karbohidrat,  Vitamin A &amp; Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 batang wortel, potong ujungnya, cuci bersih kulitnya&lt;br /&gt;1 buah kentang, cuci bersih kulitnya&lt;br /&gt;Optional:&lt;br /&gt;ASI/Susu Formula&lt;br /&gt;Baby Cereal* (Rice, Oatmeal, Mixed, etc.)&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Potong-potong wortel dan kentang sebesar dadu. &lt;br /&gt;2. Kukus kentang dan wortel masing-masing sampai lunak.&lt;br /&gt;3. Haluskan kedua bahan. Tambahkan ASI/Susu Formula sampai mencapai kekentalann yang diinginkan.&lt;br /&gt;*Baby cereal adalah sumber zat besi serta kalsium yang bagus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUP WORTEL KACANG POLONG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta karotin dan Protein&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 bh wortel&lt;br /&gt;¼ cangkir kacang polong&lt;br /&gt;1 cangkir air matang&lt;br /&gt;ASI/Susu Formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Wortel dikupas, cuci bersih dan potong kecil-kecil.&lt;br /&gt;2. Kacang polong dicuci bersih.&lt;br /&gt;3. Kukus sayuran sampai empuk.&lt;br /&gt;4. Angkat dan haluskan dengan blender.&lt;br /&gt;5. Tambahkan air matang/ASI/susu formula untuk mengencerkan.&lt;br /&gt;6. Sajikan selagi hangat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUP KRIM SAYUR&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Kalsium, Potasium  &amp; Beta-karotin&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 batang wortel, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;1 genggam buncis, cuci bersih, potong ujungnya, buang serat di pinggirannya, potong-potong&lt;br /&gt;2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong &lt;br /&gt;350 ml kaldu ayam&lt;br /&gt;200 ml ASI/SUSU Formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Kukus wortel, buncis dan kentang masing-masing sampai matang.&lt;br /&gt;2. Campur sayuran lalu haluskan.&lt;br /&gt;3. Tambahkan kaldu ayam dan ASI/Susu Formula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAKARONI/MI + SAYUR&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin A &amp; C, Karbohidrat&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 genggam buncis, cuci bersih, potong ujungnya, buang serat di pinggirannya, potong-potong&lt;br /&gt;½ cangkir wortel mini yang sudah dikupas&lt;br /&gt;½ cangkir kacang polong&lt;br /&gt;1 buah zucchini ukuran sedang, buang bijinya lalu potong-potong&lt;br /&gt;1 cangkir macaroni/mi &lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Kukus buncis dan wortel selama 5 menit.&lt;br /&gt;2. Tambahkan kacang polong dan zucchini.&lt;br /&gt;3. Kukus sampai semua bahan lunak.&lt;br /&gt;4. Rebus macaroni/mi sampai lunak.&lt;br /&gt;5. Haluskan/cincang semua bahan, tambahkan air sisa mengukus untuk mengencerkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUP SAYUR + MINT&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin A &amp; C&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;2/3 cangkir kacang polong&lt;br /&gt;½ genggam buncis, cuci bersih, potong ujungnya, buang serat di pinggirannya, potong-potong&lt;br /&gt;2 helai daun mint, cuci bersih&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Kukus kacang polong dan buncis sampai lunak.&lt;br /&gt;2. Tambahan daun mint, kukus lagi 3 menit.&lt;br /&gt;3. Haluskan bahan, tambahkan air sisa mengukus jika kurang encer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE SAYUR CAMPUR&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 8 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Karbohidrat, Vitamin A &amp; Potasium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 batang wortel, kupas, potong-potong &lt;br /&gt;1 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;1 batang seledri, potong-potong&lt;br /&gt;1/2 cangkir kacang polong&lt;br /&gt;Optional:&lt;br /&gt;ASI/Susu Formula&lt;br /&gt;Baby Cereal* (Rice, Oatmeal, Mixed, etc.)&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Kukus sayur-sayuran dan kentang sampai lunak.&lt;br /&gt;2. Haluskan semua bahan.&lt;br /&gt;3. Tambahkan ASI/Susu Formula dan Baby cereal jika suka.&lt;br /&gt;*Baby cereal adalah sumber zat besi serta kalsium yang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KENTANG KEJU PANGGANG&lt;br /&gt;Kategori: Sayuran; Usia 9 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 buah kentang, cuci dan sikat kulitnya sampai bersih&lt;br /&gt;1 kuning telur&lt;br /&gt;2 sdm keju parut&lt;br /&gt;2 sdm air&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;o Panggang kentang sampai lunak (kira-kira 1 jam).&lt;br /&gt;o Dinginkan.&lt;br /&gt;o Ambil daging kentang, lalu haluskan.&lt;br /&gt;o Campurkan kuning telor, keju dan air.&lt;br /&gt;o Tuang pada wadah kecil yang tahan panas, lalu panggang sampai matang selama 15 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENU UNTUK BAYI USIA 7-9 BULAN &lt;br /&gt;BAHAN: SUMBER PROTEIN&lt;br /&gt;PUREE TAHU&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 bungkus tahu sutera (atau 1 buah tahu putih)&lt;br /&gt;Air matang/ASI/susu formula &lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Tahu dibersihkan dan dipotong-potong. Kukus sampai matang. Haluskan dengan saringan makanan bayi, atau blender dengan air secukupnya (bisa menggunakan kaldu atau ASI/susu formula). (atau dicincang halus untuk anak 8 bulan ke atas)&lt;br /&gt;2. Penyajian: sebagai makanan perkenalan disajikan tunggal atau dengan puree daging/sayuran/sereal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE TEMPE&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;100 gr tempe &lt;br /&gt;Air matang/ASI/susu formula &lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Tempe dibersihkan dan dicincang. Kukus sampai matang. Haluskan dengan saringan makanan bayi, atau blender dengan air secukupnya (bisa menggunakan kaldu atau ASI/susu formula). &lt;br /&gt;2. Penyajian: sebagai makanan perkenalan disajikan tunggal atau dengan puree daging/sayuran/sereal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE AYAM/DAGING &lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 dada ayam tanpa kulit dan lemak atau 1 potong sedang daging sapi tanpa lemak &lt;br /&gt;2 to 4 sdm air&lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Daging dicuci bersih dan dipotong dadu. Kukus/rebus hingga matang (10-12 menit).&lt;br /&gt;2. Haluskan dengan blender. &lt;br /&gt;3. Tambahkan ASI/susu formula atau kaldu (air sisa rebus/kukusan) hingga kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;4. Penyajian: sebagai makanan pemula disajikan sebagai makanan tunggal atau disajikan terpisah bersama bubur/puree kentang, jagung, ubi jalar, labu, atau sup/bubur/puree kacang merah dan kacang hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE HATI AYAM &lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Anak usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 pasang hati ayam&lt;br /&gt;1 cangkir air atau kaldu ayam&lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Bersihkan hati ayam. &lt;br /&gt;2. Rebus hati ayam dengan air atau kaldu ayam dengan api kecil.&lt;br /&gt;3. Masukkan ke blender, haluskan.&lt;br /&gt;4. Tambahkan ASI/susu formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;5. Sajikan dengan suhu ruangan.&lt;br /&gt;6. Penyajian: sebagai makanan perkenalan disajikan tunggal, selanjutnya bisa dikombinasikan dengan puree daging/sayur/kentang/tempe/tahu dan nasi tim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE AYAM DAN PISANG&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin &amp; Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+ &lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;½ buah pisang ambon yang matang.&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2. Masukkan ayam dan ½ cangkir kaldu sisa rebusan dalam food processor atau blender, haluskan. Tambahkan potongan pisang, haluskan. &lt;br /&gt;3. Bisa ditambahkan ASI atau susu formula jika suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASI TIM AYAM&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Vitamin B &amp; Zat Besi&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;4 cangkir air&lt;br /&gt;2 cangkir beras (lebih baik beras merah)&lt;br /&gt;1 potong dada ayam tanpa tulang dan kulit&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Beras dicuci bersih dan di tim hingga matang.&lt;br /&gt;2. Buang tulang, kulit dan lemak pada daging ayam, cuci bersih potong sedang.&lt;br /&gt;3. Rebus ayam selama 20 menit atau sampai ayam matang (daging berwarna putih). Angkat dan tiriskan. Simpan kaldunya.&lt;br /&gt;4. Masukkan ayam dan kaldu secukupnya ke dalam blender, haluskan.&lt;br /&gt;5. Tambahkan nasi tim, haluskan.&lt;br /&gt;6. Sajikan dengan puree/sup sayuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASI TIM AYAM DAN APEL&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat Kompleks, Zat besi, Kalsium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Buah; Anak usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1/3 cangkir daging ayam tanpa tulang dan kulit yang sudah matang (dikukus/rebus) dan dipotong dadu.&lt;br /&gt;1/4 cangkir nasi tim (menggunakan beras putih atau merah)&lt;br /&gt;½ cangkir saus apel&lt;br /&gt;ASI/susu formula (susu sapi segar atau UHT untuk anak di atas 12 bulan)&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Campur ayam, nasi tim dan saus apel. Haluskan dengan blender atau penghalus makanan bayi. Tambahkan ayam, susu (ASI/formula) untuk mengencerkan. Haluskan.&lt;br /&gt;2. Sajikan dengan puree/sup sayuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUP KRIM AYAM&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi &amp; Kalsium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 dada ayam tanpa tulang dan kulit&lt;br /&gt;1 cangkir ASI/susu formula&lt;br /&gt;1/2 sdt tepung maizena&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Hilangkan kulit, lemak dan sisa-sisa tulang pada ayam. Cuci sampai bersih, potong dadu.&lt;br /&gt;2. Rebus ayam dengan air secukupnya selama 10 menit atau sampai ayam matang. Angkat dan tiriskan. Simpan kaldu.&lt;br /&gt;3. Masukkan ayam, tepung dan kaldu ke dalam blender, haluskan. Gunakan kaldu untuk mengencerkan/mengentalkan adonan hingga kekentalan yang diinginkan. &lt;br /&gt;4. Tim adonan sampai matang. Saat ingin menyajikan tambahkan ASI/susu formula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUP KRIM AYAM DAN KENTANG&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Sayuran; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1/3 cangkir daging ayam tanpa tulang dan kulit yang sudah matang (dikukus/rebus) dan dipotong dadu&lt;br /&gt;1/4 cangkir kentang rebus/kukus, potong dadu&lt;br /&gt;1 sdm keju cheddar parut&lt;br /&gt;1/4 cangkir air matang.&lt;br /&gt;ASI/susu formula (susu segar atau UHT untuk anak di atas 12 bulan) &lt;br /&gt;Optional:&lt;br /&gt;2 sdt margarine/mentega/unsalted butter&lt;br /&gt;Cereal/tepung sereal bayi&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Masak daging ayam, kentang, dan air di atas api kecil selama 10 menit. &lt;br /&gt;2. Masukkan keju dan sereal, aduk sampai matang. &lt;br /&gt;3. Haluskan dalam blender, campurkan dengan ASI/susu formula hingga kekentalan yang diinginkan. Berikan keju bila anak sudah mencapai usia 9 bulan+&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE UBI JALAR/KENTANG &amp; AYAM&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin &amp; Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Sayuran; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;¼ cangkir Puree Ayam&lt;br /&gt;¼ cangkir Puree ubi jalar/kentang&lt;br /&gt;¼ cangkir kaldu ayam &lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Campurkan semua bahan. Panaskan hingga mendidih. &lt;br /&gt;2. Tambahkan ASI/susu formula sampai kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;3. Sajikan dengan puree cereal dan sayuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE DAGING/AYAM DAN TAHU/TEMPE&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein;Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;½ cangkir daging cincang tanpa lemak&lt;br /&gt;½ cangkir puree tahu&lt;br /&gt;Air matang secukupnya &lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Campurkan puree . Sajikan sebagai lauk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUBUR AYAM&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Cereal; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;50 gr beras yang sudah direndam air&lt;br /&gt;350 ml air&lt;br /&gt;50 gr daging ayam cincang&lt;br /&gt;1 kuning telur (jika bayi sudah 9 bln+)&lt;br /&gt;3 sendok takar susu formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Campur beras dan air dalam panci. Tutup panci dan masak sampai air mendidih selama kurang lebih 15 menit. Aduk sampai menjadi matang dan lunak.&lt;br /&gt;2. Masukkan ayam cincang, aduk rata sampai ayam matang.&lt;br /&gt;3. Kuning telur dikocok lepas, masukkan dalam bubur, aduk rata. Bubuhi susu formula, aduk hingga rata.Angkat dan dinginkan.&lt;br /&gt;4. Haluskan dengan saringan kawat atau blender. &lt;br /&gt;5. Hidangkan secara terpisah dengan puree sayuran (misal: kacang polong)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE HATI AYAM DAN ALPUKAT&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 pasang hati ayam&lt;br /&gt;1 cangkir air atau kaldu ayam&lt;br /&gt;¼ buah alpukat, ambil dagingnya&lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Bersihkan hati ayam. &lt;br /&gt;2. Rebus hati ayam dengan air atau kaldu ayam dengan api kecil.&lt;br /&gt;3. Masukkan ke blender dengan alpukat, haluskan.&lt;br /&gt;4. Tambahkan ASI/susu formula sampai mencapai kekentalan yang diinginkan.&lt;br /&gt;5. Sajikan dengan suhu ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE ATI AYAM DAN TEMPE/TAHU&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Anak 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan : &lt;br /&gt;75 gr tempe cincang&lt;br /&gt;75 gr hati ayam cincang&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;1. Tempe dan ati ayam dicuci bersih. Potong kecil-kecil. &lt;br /&gt;2. Kukus 5-10 menit. Angkat. Haluskan dengan blender atau saringan kawat.&lt;br /&gt;3. Tambahkan air matang/kaldu yang telah dipanaskan untuk mengencerkan hingga kekentalan yang diinginkan. &lt;br /&gt;4. Sajikan dengan puree cereal/makaroni dan sayuran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUREE HATI AYAM DAN APEL &lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Buah; Usia 7 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;250 gram hati ayam&lt;br /&gt;2 buah apel, kupas, buang bijinya, potong-potong&lt;br /&gt;1 buah wortel, kupas lalu potong-potong&lt;br /&gt;3 buah kentang, kupas lalu potong-potong&lt;br /&gt;2 batang seledri, potong-potong&lt;br /&gt;3 sdm kacang polong &lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Masak semua bahan  di tempat terpisah sampai matang.&lt;br /&gt;2. Tiriskan lalu haluskan (atau cincang halus untuk anak usia 8 bulan ke atas) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENU UNTUK BAYI USIA 10-12 BULAN &lt;br /&gt;BAHAN: SUMBER PROTEIN&lt;br /&gt;TAHU KUKUS&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 bungkus tahu sutera (atau 1 buah tahu putih)&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Tahu dibersihkan dan dipotong-potong. Kukus sampai matang. &lt;br /&gt;2. Sajikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEMPE KUKUS&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;100 gr tempe &lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Tempe dibersihkan dan dicincang. Kukus sampai matang. Sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM/DAGING KUKUS&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 dada ayam tanpa kulit dan lemak &lt;br /&gt;atau &lt;br /&gt;3 sdm daging sapi cincang tanpa lemak &lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Kukus ayam/daging hingga matang (10-12 menit).&lt;br /&gt;2. Sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM KUKUS&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Anak Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 pasang hati ayam&lt;br /&gt;1 cangkir air atau kaldu ayam&lt;br /&gt;ASI/susu formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Bersihkan hati ayam. &lt;br /&gt;2. Rebus hati ayam dengan air atau kaldu ayam dengan api kecil.&lt;br /&gt;3. Tiriskan lalu potong-potong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + PISANG&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Beta-karotin, Protein, Potasium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;½ buah pisang ambon yang matang.&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2. Pisang dipotong-potong. Campurkan lalu sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + APEL&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;1 buah apel, kupas, buang bagian tengahnya, potong-potong&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2. Kukus apel sampai lunak. &lt;br /&gt;3. Campurkan lalu sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + ALPUKAT&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Protein, Potasium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;1 buah alpukat, ambil daging buahnya, potong-potong&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2. Sajikan ayam + alpukat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + WORTEL&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Beta Karotin, Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;1 batang wortel, kupas, potong-potong bundar&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2. Kukus wortel sampai lunak. Campurkan lalu sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + ALPUKAT + WORTEL&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Beta Karotin, Protein, Potasium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;1 buah alpukat, ambil daging buahnya, potong-potong&lt;br /&gt;1 batang wortel, kupas, potong-potong bundar&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2. Kukus wortel sampai lunak. &lt;br /&gt;3. Campurkan wortel dan alpukat.&lt;br /&gt;4. Sajikan bersama dengan ayam rebus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + ALPUKAT + KACANG POLONG&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Protein, Potasium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;1 buah alpukat, ambil daging buahnya, potong-potong&lt;br /&gt;2 sdm kacang polong, cuci bersih&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2. Didihkan 1 cangkir air lalu rebus kacang polong selama 5 menit. Tiriskan. Penyet-penyet kacang polong dengan sendok atau cobek.&lt;br /&gt;3. Campur alpukat + kacang polong. Sajikan bersama dengan ayam rebus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + PISANG + WORTEL&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Beta Karotin, Protein, Potasium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;1 buah pisang, ambil daging buahnya&lt;br /&gt;1 batang wortel, kupas, potong-potong bundar&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan.&lt;br /&gt;2. Kukus wortel sampai lunak. &lt;br /&gt;3. Penyet-penyet pisang dengan sendok atau cobek.&lt;br /&gt;4. Campurkan pisang dengan wortel.&lt;br /&gt;5. Sajikan bersama dengan ayam rebus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + SAYUR HIJAU&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Protein, Zat Besi&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+ &lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;2 sdm kacang polong, cuci bersih&lt;br /&gt;1 genggam daun bayam, cuci bersih&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang). Angkat dan tiriskan. Ambil airnya 3 sdm.&lt;br /&gt;2. Didihkan air lalu rebus kacang polong sampai lunak. Tiriskan. Penyet-penyet dengan sendok/cobek.&lt;br /&gt;3. Pakai sisa air rebusan kacang polong untuk merebus bayam. Tiriskan. Rajang daun bayam.&lt;br /&gt;4. Campurkan kacang polong + bayam + air rebusan ayam.&lt;br /&gt;5. Sajikan sayuran hijau dengan ayam rebus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + UBI JALAR&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Vitamin C, Protein, Zat Besi&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 fillet dada ayam, potong dadu&lt;br /&gt;1 buah ubi jalar, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus ayam selama 20 menit sampai matang (daging ayam akan terlihat putih saat matang).&lt;br /&gt;2. Kukus ubi sampai empuk.&lt;br /&gt;3. Sajikan ubi jalar dan ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + PISANG &lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;1 buah pisang, ambil daging buahnya&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2. Potong-potong daging pisang. Sajikan hati dan pisang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + PISANG + KACANG POLONG       &lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;1 buah pisang, ambil daging buahnya&lt;br /&gt;2 sdm kacang polong, cuci bersih&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Tiriskan. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2. Didihkan sisa air rebusan hati lalu rebus kacang polong sampai matang. Penyet-penyet dengan sendok atau cobek.&lt;br /&gt;3. Potong-potong daging pisang. Sajikan hati + pisang + kacang polong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + ALPUKAT&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Potasium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;1 buah alpukat, ambil daging buahnya&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2. Potong-potong daging alpukat.&lt;br /&gt;3. Sajikan hati + alpukat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + APEL&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A, Vitamin C&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;1 buah apel, kupas, buang bagian tengahnya, potong-potong&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2. Kukus apel sampai lunak.&lt;br /&gt;3. Campur bahan, beri 3 sdm air rebusan hati jika suka. Sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + WORTEL&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Beta Karotin, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;1 batang wortel, kupas, potong dadu&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Cincang kasar. Kukus wortel sampai lunak.&lt;br /&gt;2. Campur hati dan wortel, beri 3 sdm air rebusan hati jika suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + KENTANG + WORTEL&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Beta Karotin, Karbohidrat, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;1 batang wortel, kupas, potong dadu&lt;br /&gt;2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2. Kukus wortel dan kentang sampai lunak.&lt;br /&gt;3. Campur bahan, beri 3 sdm air rebusan hati jika suka. Sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + KENTANG + APEL&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A, Vitamin C&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;1 buah apel, kupas, buang bagian tengahnya, potong-potong&lt;br /&gt;2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2. Kukus apel dan kentang sampai lunak.&lt;br /&gt;3. Campur bahan, beri 3 sdm air rebusan hati jika suka. Sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + KENTANG + SAYUR HIJAU&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat, Zat Besi, Zinc &amp; Vitamin A, Vitamin C&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;3 potong hati ayam, cuci bersih&lt;br /&gt;3 kuntum brokoli, cuci bersih&lt;br /&gt;2 sdm kacang polong, cuci bersih&lt;br /&gt;2 buah kentang ukuran sedang, kupas, potong-potong&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus hati ayam selama 20 menit sampai matang. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2. Kukus kentang sampai lunak.&lt;br /&gt;3. Didihkan 1 cangkir air, lalu rebus brokoli + kacang polong selama 5 menit. Tiriskan. Cincang kasar brokoli.&lt;br /&gt;4. Campur kentang + hati ayam. &lt;br /&gt;5. Sajikan bersama campuran brokoli + kacang polong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NASI AYAM&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Vitamin B &amp; Zat Besi&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;1 cangkir nasi matang (lebih baik dari beras merah/coklat)&lt;br /&gt;1 potong dada ayam tanpa tulang dan kulit&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Rebus ayam selama 20 menit atau sampai ayam matang (daging berwarna putih). Angkat dan tiriskan. Simpan kaldunya. Cincang kasar.&lt;br /&gt;2. Tambahkan nasi, aduk rata. Tambahkan kaldu sesuai selera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUP KRIM AYAM&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Zat Besi &amp; Kalsium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1 dada ayam tanpa tulang dan kulit&lt;br /&gt;1 cangkir ASI/susu formula&lt;br /&gt;2 sdt tepung maizena, larutkan dengan 1 sdm air&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Hilangkan kulit, lemak dan sisa-sisa tulang pada ayam. Cuci sampai bersih, potong dadu.&lt;br /&gt;2. Rebus ayam dengan air secukupnya selama 10 menit atau sampai ayam matang. Angkat dan tiriskan. Daging ayam dicincang kasar.&lt;br /&gt;3. Didihkan ASI/Susu Formula lalu beri  larutan maizena, aduk sampai kental.&lt;br /&gt;4. Masukkan cincangan ayam, aduk rata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SUP KRIM AYAM DAN KENTANG&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat, Zat Besi &amp; Kalsium&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Sayuran; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;1/3 cangkir daging ayam tanpa tulang dan kulit yang sudah matang (dikukus/rebus) dan dipotong dadu&lt;br /&gt;¼  cangkir kentang rebus/kukus, potong dadu&lt;br /&gt;1 sdm keju cheddar parut&lt;br /&gt;¼  cangkir /susu formula&lt;br /&gt;Optional:&lt;br /&gt;2 sdt margarine/mentega/unsalted butter&lt;br /&gt;Cereal/tepung sereal bayi&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Masak daging ayam, kentang, dan ASI/Susu Formula di atas api kecil selama 10 menit. &lt;br /&gt;2. Masukkan keju dan sereal, aduk sampai matang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAM + TAHU/TEMPE&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein;Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;½ cangkir daging sapi/ayam cincang tanpa lemak&lt;br /&gt;1 potong tahu putih, cuci bersih&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Kukus daging/ayam sampai matang.&lt;br /&gt;2. Kukus tahu sampai matang.&lt;br /&gt;3. Campurkan lalu sajikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BUBUR AYAM&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Cereal; Usia 10 bln+&lt;br /&gt;Nutrisi Utama: Protein, Karbohidrat, Zat Besi &amp; Kalsium&lt;br /&gt;Bahan:&lt;br /&gt;50 gr beras yang sudah direndam air&lt;br /&gt;350 ml air&lt;br /&gt;50 gr daging ayam cincang&lt;br /&gt;1 kuning telur&lt;br /&gt;3 sendok takar susu formula&lt;br /&gt;Cara Membuat:&lt;br /&gt;1. Campur beras dan air dalam panci. Tutup panci dan masak sampai air mendidih selama kurang lebih 15 menit. Aduk sampai menjadi matang dan lunak.&lt;br /&gt;2. Masukkan ayam cincang, aduk rata sampai ayam matang.&lt;br /&gt;3. Kuning telur dikocok lepas, masukkan dalam bubur, aduk rata. Bubuhi susu formula, aduk hingga rata.Angkat dan dinginkan.&lt;br /&gt;4. Hidangkan secara terpisah dengan sayuran hijau yang sudah matang (misal: kacang polong)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HATI AYAM + TAHU/TEMPE&lt;br /&gt;Kategori: Sumber Protein; Anak 10 bln+&lt;br /&gt;Bahan : &lt;br /&gt;75 gr tempe cincang&lt;br /&gt;75 gr hati ayam cincang&lt;br /&gt;Cara membuat :&lt;br /&gt;o Tempe dan ati ayam dicuci bersih. Potong kecil-kecil. &lt;br /&gt;o Kukus 5-10 menit. Angkat. Tambahkan air matang/kaldu yang telah dipanaskan untuk mengencerkan hingga kekentalan yang diinginkan. &lt;br /&gt;o Sajikan dengan puree cereal/makaroni dan sayuran.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2075427035567667794-7163684712862965450?l=panduanmenumakananbayi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://panduanmenumakananbayi.blogspot.com/feeds/7163684712862965450/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2075427035567667794&amp;postID=7163684712862965450' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2075427035567667794/posts/default/7163684712862965450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2075427035567667794/posts/default/7163684712862965450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://panduanmenumakananbayi.blogspot.com/2008/08/mari-kita-mulai-memberi-makan-si-kecil.html' title='Mari kita mulai memberi makan si kecil!'/><author><name>Pitri W. Dhika</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='28' src='http://3.bp.blogspot.com/-xdLmR_P4HhA/TwcBst0LTMI/AAAAAAAAAbE/x377tDnMsjU/s220/ampri%2Bpipit.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
